Movie — Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Pencuri
Berdasarkan hukum internasional, kapal Van Der Wijck dapat dianggap sebagai kapal yang melakukan kejahatan laut. Konvensi Persatuan Internasional untuk Menghukum Penjahat Laut (UNCLOS) menyatakan bahwa negara-negara harus bekerja sama untuk menghukum pelaku kejahatan laut.
The film won Best Visual Effects at the 2014 Indonesian Film Festival and features standout acting from Herjunot Ali and Reza Rahadian. Emotional Soundtrack: The haunting songs by the band Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Pencuri Movie
Pada tanggal 22 Juli 1916, kapal Van Der Wijck berlayar dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Singapura. Namun, ketika kapal ini melintasi perairan Selat Sunda, terjadi kecelakaan yang menyebabkan kapal tenggelam. Semua penumpang dan awak kapal yang berjumlah 325 orang tewas dalam tragedi ini. Berdasarkan hukum internasional, kapal Van Der Wijck dapat
, a mixed-race orphan who travels to his father's homeland in Batipuh, Sumatra. There, he falls deeply in love with , a noblewoman of pure Minang descent. Emotional Soundtrack: The haunting songs by the band
Menurut data Kementerian Hukum dan HAM serta KOMINFO, pembajakan film (pencuri movie) menyebabkan kerugian industri kreatif Indonesia mencapai triliunan rupiah per tahun. Film seperti Van Der Wijck yang punya biaya produksi besar (terutama untuk efek visual kapal tenggelam) sangat dirugikan. Jika 1 juta orang menonton hasil bajakan, itu sama saja dengan mencuri potensi pendapatan bioskop sekitar Rp 30-50 miliar.